Bahasa Indonesia
Included with PRIME Pass Museum 4.6 (150)

Panduan Audio Museum Adam Mickiewicz Tickets

Individual entry ~€6 at the gate · included free with the Istanbul PRIME Pass (from €149)

Jelajahi Museum Adam Mickiewicz dengan panduan audio, sambil mempelajari kehidupan dan warisan sang penyair dengan ritme Anda sendiri.

  • Panduan audio Museum Adam Mickiewicz dalam 25 bahasa

Sorotan

  • Kesempatan untuk melihat kondisi kehidupan seorang seniman pada abad ke-19.
  • Dokumen-dokumen bersejarah dari masa Perang Krimea.
  • Lukisan-lukisan seorang penyair penting.
  • Lokasi yang dekat dengan berbagai atraksi seni lainnya.
  • Makam pertama Adam Mickiewicz.

Termasuk dalam pengalaman ini

  • Panduan audio Museum Adam Mickiewicz dalam 25 bahasa

About Panduan Audio Museum

Tentang Museum Adam Mickiewicz

Karena Adam Mickiewicz sedang menjalankan misi militer di Istanbul Utsmaniyah, rumah ini juga menyimpan dokumen-dokumen politik yang dapat dilihat. Sebagai penyair Romantik, akhir hidupnya juga menyimpan rahasia mendalam, karena sebagian orang percaya bahwa ia diracun oleh musuh-musuhnya meskipun tidak ada bukti atas teori konspirasi ini. Terlepas dari itu, Anda dapat menikmati tempat yang menjadi sumber inspirasi bagi penyair terbesar Polandia. Anda dapat melihat lukisan-lukisannya, membaca beberapa puisi Romantiknya, dan merenungkan kehidupan masa lalu serta hubungan seorang penyair besar yang tempat peristirahatan pertamanya terlihat di ruang bawah tanah rumahnya, tempat ia menghabiskan hari-hari terakhirnya.

Inilah makam yang tak mampu menahan seorang seniman! Adam Mickiewicz wafat pada usia 56 tahun pada 1855 di Istanbul. Setelah kematiannya, ia dimakamkan di ruang bawah tanah rumahnya untuk waktu yang singkat hingga ia dipindahkan ke Polandia. Berkat upaya Museum Sastra di Warsawa, bahkan tempat pemakaman awalnya pun dapat diakses di Istanbul. Pada peringatan 100 tahun hari wafatnya, Museum Adam Mickiewicz didirikan agar warisan seorang penyair nasional besar tetap hidup. Pengunjung dari Polandia masih memberikan penghormatan kepada Adam Mickiewicz dengan datang ke rumah tempat ia menghabiskan hari-hari terakhirnya. Entah untuk memberi penghormatan atau sekadar menikmati tur yang menghibur, jangan lupa mengunjungi rumahnya sambil memanfaatkan berbagai kesempatan dari Istanbul PRIME Pass.

Untuk panduan audio GRATIS untuk Museum Adam Mickiewicz di Istanbul dan lebih dari 100 atraksi serta layanan, beli Pass Anda sekarang!

Perlu diketahui

  • Museum Adam Mickiewicz adalah museum sejarah kecil, sehingga kunjungan biasanya singkat namun penuh wawasan.
  • Museum ini didedikasikan untuk kehidupan dan karya Adam Mickiewicz, penyair Polandia ternama yang menghabiskan hari-hari terakhirnya di Istanbul.
  • Fotografi mungkin dibatasi di beberapa bagian museum, jadi tanyakan kepada staf sebelum mengambil gambar.
  • Museum ini terletak di area permukiman, sehingga penunjuk arah mungkin terbatas—gunakan peta atau aplikasi navigasi untuk petunjuk arah.

FAQ

Siapakah Adam Mickiewicz? +
Adam Mickiewicz adalah penyair terbesar di Polandia. Ia adalah penyair Romantik yang menulis epos nasional yang menggugah banyak orang. Ia berada di Istanbul karena misi militer untuk mengorganisasi pasukan dan menghabiskan hari-hari terakhirnya di sana sebelum meninggal karena sakit.
Apa yang ada di Museum Adam Mickiewicz? +
Museum Adam Mickiewicz memiliki beragam objek untuk ditawarkan kepada orang yang tertarik pada biografi tokoh seni dan mereka yang menyukai sejarah.
Apa cara termurah untuk pergi dari Istanbul ke Museum Adam Mickiewicz? +
Museum Adam Mickiewicz dapat dicapai dari Istanbul melalui metro dengan waktu tempuh sekitar 15 menit dari area kota tua. Jika Anda memiliki Unlimited Istanbul Transportation Card, perjalanan ini gratis.

Jam buka

Buka (GMT+3 · Istanbul local time)

Every day

09:00 - 17:30

PEMBAYARAN

Amankan pass Anda.

Pass QR Anda dikirim ke sini — mohon periksa kembali.

— opsional

Untuk dukungan selama perjalanan

Durasi pass

Tanggal mulai

Pemindaian pertama memulai hitungan — pass Anda aktif pada hari itu.